SUMENEP, koranmadura.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) mengimbau kepada para ibu hamil dan menyusui agar senantiasa menjaga pola hidup sehat untuk meningkatkan imunitas tubuh dan bayinya di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang.
Berdasarkan data Dinkes Sumenep, hingga pertengahan tahun 2021 ini, di kabupaten paling timur pulau Madura jumlah ibu hamil dan menyusui jumlahnya cukup besar, yaitu sekitar 45 ribu orang.
Kepala Dinkes Sumenep, Agus Mulyono, mengungkapkan, dari jumlah tersebut sekitar 60 ibu hamil dan menyusui terkonfirmasi positif Covid-19. “Alhamdulillah, sebagian besar, mereka dapat diselamatkan,” katanya, Minggu, 1 Agustus 2021.
Untuk mencegah potensi terjadinya risiko tinggi yang menimpa ibu hamil maupun menyusui akibat terpapar Covid-19, menurut Agus pihaknya sudah menyiapkan beberapa layanan di tingkat Puskesmas.
“Salah satunya ‘Gepi Dapil Risti’, yaiti gerakan peduli ibu dan pendampingan ibu hamil risiko tinggi. Ini yang kami lakukan di Pukesmas-Puskesmas, seperti di Pasongsongan. Ada juga pelayanan-pelayanan lain di Puskesmas-Puskesmas lainnya,” urai Agus.
Dengan adanya beberapa layanan tersebut, pihaknya berharap semua ibu hamil dan menyusui dapat terlayani dengan baik meski di masa pandemi Covid-19. “Sehingga anak dan ibunya sama-sama sehat,” ujar dia.
Di samping itu, Agus juga mengimbau kepada para ibu hamil dan menyusui agar senantiasa menjaga pola hidup sehat dengan memperbanyak istirahat, makan makanan bergizi, berpikir positif, dan selalu bahagia bersama keluarga.
“Di masa seperti sekarang, imun penting untuk diaga, sambil terus meningkatkan iman kita. Jangan lupa selalu berdoa sesuai keyakinan masing-masing agar kita senantiasa dihindarkan dari virus Covid-19 ini,” tambahnya, mengingatkan.
Selebihnya Agus juga mengimbau kepada masyarakat secara umum agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. Seperti memakai masker, menghindari kerumunan atau tidak berkerumun, dan rajin cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir.
“Situasi atau sebaran Covid-19 di Sumenep saat ini sudah mulai menurun. Tapi kami tetap mengimbau kepada masyarakat agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan untuk terus menekan angka terkonfirmasi Covid-19,” pungkasnya. (ALIF/SOE)