BANGKALAN, koranmadura.com – Stok vaksin sinovac di Kabupaten Bangkalan, Madura habis. Puluhan ribu vaksin asal dari Negara China itu sudah disebarluaskan ke beberapa kecamatan hingga desa, agar terbentuk herd immunity (kekebalan kelompok).
Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangkalan, Sudiyo. Menurut dia, vaksin yang tersisa saat ini berjenis moderna, sinopharm dan astrazeneca. Secara total ada 42 ribu vaksin yang masih tersedia.
“Sinovac sudah kami nolkan, stok moderna 32.000 dosis, astrazeneca 1.100 dosis, Sinopharm 1.800 dosis,” jelas Yoyok, sapaan akrabnya, Selasa 24 Agustus 2021.
Dijelaskan mantan Kepala Puskesmas (Kapus) Blega, vaksin moderna saat ini sudah bisa digunakan kepada masyarakat umum. Karena menurut dia, stok yang masih memadai saat ini yaitu vaksin berjenis mRNA (messenger RNA).
“Kami tetap utamakan yang tenaga kesehatan dulu untuk vaksin moderna. Kita dapat 36.000 vaksin moderna, untuk tenaga kesehatan 3700 dosis, sisanya bisa untuk umum,” kata dia.
Persentase penggunaan vaksin di Kota Salak ini masih 11 persen untuk dosis pertama dan 6 persen untuk dosis kedua dari target 785.000 orang. Jika sudah melebihi target yang ditentukan oleh pemerintah pusat, maka kata Yoyok akan terbentuk herd immunity.
“Saat ini kendala kami karena keterbatasan vaksin, hal ini terjadi di beberapa Dinas Kesehatan di Jawa Timur,” katanya. (MAHMUD/ROS/VEM)