BANGKALAN, koranmadura.com – Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) dan Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO) hanya fokus di wilayah pesisir utara Kabupaten Bangkalan, Madura saja.
Berdasarkan data yang diterima oleh koranmadura.com, ada tiga kecamatan di sebagian desa pesisir pantai utara sudah menerima program PPM dan CSR. Yaitu di Kecamatan Klampis, Sepulu, dan Tanjung Bumi.
General Manager (GM) Zona 11 Regional 4 Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina, Muhammad Arifin menyampaikan, penempatan program PPM dan CRS tersebut merupakan hasil sosial mapping pihak PHE WMO.
“Kami berangkat dari permasalahan yang ada di masyarakat. Intinya kami ingin keberadaan perusahaan harus bermanfaat dan memiliki multiplier effect bagi masyarakat sekitar,” kata dia, Jumat 17 September 2021.
Dia mencotohkan program PHE WMO di Desa Labuhan, yaitu dimanfaatkan untuk wisata laut dan taman pendidikan mangrove, di Tlangoh membuat wisata pasir putih dan di Bandang Dajah, membuka Hippam air yang dibagi tiga ke desa sekitar.
“Ke depan, kami menyarankan agar aspirasi PPM dari masyarakat bisa diusulkan melalui Musrenbang Pemkab Bangkalan,” ucap dia.
Sementara Kepala Departemen Humas SKK Migas Jabanusa, Indra Zulkarnaen menambahkan, ada 12 program pada tahun 2021 ini. Kegiatan pemberdayaan masyarakat tersebut berupa aktivitas yang bermanfaat bagi warga yang terdampak.
“Program PPM harus ada kesepakatan dengan Pemkab Bangkalan,” ucap dia.
Sedangkan Wakil Ketua Komisi C DPRD Bangkalan, Suyitno mendukung dengan keberadaan PHE WMO. Namun pihaknya berharap, agar ada solusi bagi masyarakat nelayan terdampak. Kata dia, jangan sampai mereka merasah resah.
“Harus ada komitmen ke depan lebih baik lagi. Misalkan bantuan kepada siapa, kalau ke yayasan ke yayasan yang mana,” kata Suyitno.
Sebelumnya, PHE WMO menghadiri panggilan dari pihak legislatif Kabupaten Bangkalan, pada Kamis 16 September 2021. Dalam agenda tersebut membahas terkait ketetapan sasaran PPM dan CSR dari PHE WMO sendiri terhadap masyarakat terdampak. (MAHMUD/ROS/VEM)