BANGKALAN, koranmadura.com – Pencairan Dana Desa (DD) tahap 2 di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur belum tuntas. Diketahui, dari jumlah total 273 desa, hanya 70 persen yang sudah masuk ke Rekening Kas Desa (RKD). Sedangkan sisanya, masih dalam proses pengajuan.
DD tahap 2 yang sudah cair bisa ajukan lagi pada tahap 3. Dengan ketentuan, kegiatan desa, termasuk BLT DD sudah terlaksana. Lalu mampukah desa menyerap anggaran DD tahap 2 dan 3 dengan waktu 53 hari di tahun 2021. Apa lagi masih tersisa desa yang belum mencairkan DD tahap 2?
Kabid Permendes Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bangkalan, Handiansyah menyampaikan, kendala belum cairnya DD tahap 2 karena ada beberapa kegiatan yang belum diselesaikan. Sehingga, mereka masih fokus menyerap DD tahap 1.
“Kegiatan yang belum diserap bermacam – macam. Ada kegiatan fisik belum dikerjakan, ada juga BLT DD belum tersalurkan,” kata dia, Selasa 9 November 2021.
Radit, sapaa akrabnya Handiansyah menjelaskan, ketentuan tersebut sudah menjadi persyaratan dari pemerintah pusat. Karena saat mengajukan DD tahap 2, desa juga harus menuntaskan surat pertanggung jawaban (SPj) atas kegiatan tahap 1 yang bersumber dari DD.
“Kita sudah mengimbau, agar segera selesaikan kegiatan, sehingga bisa ajukan DD tahap 2. Kita sifatnya verifikasi berkas pengajuan pencairan DD saja,” kata dia.
Saat ditanya apakah ada desa yang sudah mengajukan DD tahap 3? pihaknya mengaku masih belum ada. Karena, saat ini desa fokus mengerjakan kegiatan DD tahap 1 dan 2. Namun. Radit optimis semua desa dapat menyerap DD tahap 2 dan 3, walaupun hanya tersisa puluhan hari.
“Belum ada yang mengajukan DD tahap 3. Tahap 2 saja belum semuanya. Hanya 70 persen yang cair. Kita yakin desa bisa serap anggaran dengan baik,” pungkas dia. (MAHMUD/ROS/VEM)