PAMEKASAN, koranmadura.com – Banyak rumah warga di Pamekasan, Madura, Jawa Timur, mengalami rusak akibat angin kencang disertai hujan deras.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan mencatat ada ratusan rumah yang rusak selama musim hujan kali ini, sebagian rumah ada yang rata dengan tanah.
Merespons hal itu, Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap waspada bencana sehingga ketika terjadi tidak menimbulkan adanya korban.
“Saya berharap, masyarakat meningkatkan kewasapadaan terhadap bencana alam, serta memohon kepada Allah agar musibah tidak lagi terjadi di Pamekasan,” kata Mas Tamam panggilan akrab Bupati Pamekasan, Kamis, 16 Desember 2021.
Mas Tamam mendokan warganya selamat dari musibah. Tidak hanya itu, ia memberikan bantuan kepada warganya berupa sembako hingga perbaikan fasilitas yang rusak.
Sementara itu, sebelumnya, Supervisor Pusdalops Penanggulangan Bencana BPBD Pamekasan, Budi Cahyono meyebutkan di cuaca ekstrem di musim hujan saat ini masyarakat harus tetap waspada. Karenan menurutnya, hujan disertai angin kencang cukup tinggi.
“Warga yang di sekitaran rumahnya ada pohon apalagi pohon besar bisa segera ngungsi, apabila terjadi hujan disertai badai. Sebagai bentuk antisipasinya, warga bisa merapikan dengan memangkas dahan-dahan atau menebang pohon yang memang sudah besar dan tinggi,” jelasnya.
Budi, panggilan akrab Budi Cahyono meminta, kepada masyarakat untuk membersikan saluran air yang tersumbat agar aliran air normal.
“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya yang bertempat tinggal di pinggir sungai dan sering kena banjir agar lebih waspada,” paparnya. (SUDUR/ROS/VEM)