SUMENEP, koranmadura.com – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Kabupaten, di Desa Beragung, Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Jumat, 3 Desember 2021.
Dalam peristiwa nahas tersebut, tiga orang mengalami luka ringan, dan seorang meninggal dunia di Puskesmas.
Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti menyampaikan, kendaraan yang terlibat dalam laka lantas tersebut ialah sepeda motor Yamaha Mio bernomor polisi E 3332 BB dengan Honda Scoopy bernopol M 5390 TO.
Pengemudi sepeda motor Yamaha Mio diketahui bernama Amin Jakfar, laki-laki 45 tahun, warga Desa Ketawang Karay, Kecamatan Ganding.
Saat itu ia membonceng Musiti Laida, perepuan 40 tahun, dan ANA, perempuan 16 tahun. Keduanya sama-aama warga Desa Ketawang Karay.
Sementara pengemudi sepeda motor Honda Scoopy atas nama M. Nail Royhan, warga Dusun Angsana, Desa Beragung, Kecamatan Guluk-Guluk.
Widiarti menuturkan, kecelakaan berawal saat sepeda motor Yamaha Mio melaju dari arah selatan ke utara, dan hemudian menyebrang jalan tujuan ke arah timur.
Sedangkan dari arah timur ke arah barat, sambung Polwan yang akrab disapa Widi itu, melaju sepeda motor Honda Scoopy dengan kecepatan tinggi.
“Diduga pengemudi Yamaha Mio pada saat melaju dan hendak menyebrang jalan tujuan ke arah timur kurang memperhatikan arus lalulintas yang datang dari arah timur. Sehingga bertabrakan dengan sepeda motor Honda Scoopy tepat di badan jalan sebelah utara,” paparnya.
Akibat dari kejadian tersebut, pengemudi bernama Amin Jakfar beserta pemboncengnya bernama Ana serta pengemudi bernama M. Nail Royhan mengalami luka, dan dirawat di Puskesmas Ganding.
“Sedangkan pembonceng bernama Musiti Laida meninggal dunia di Puskesmas Ganding. Kedua kendaraan juga mengalami kerusakan,” tambahnya. FATHOL ALIF/ROS/VEM