SUMENEP, koranmadura.com – Aparat keamanan dari Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur, membubarkan para pendukung sejumlah kepala desa yang dilantik hari ini, Kamis, 16 Desember 2021.
Pembubaran terhadap para pendukung sejumlah kepala desa ini dilakukan karena mereka diduga hendak melakukan konvoi euforia atas pelantikan ‘jagoannya’.
Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti menyampaikan, pembubaran dilakukan di sejumlah tempat yang dijadikan titik kumpul para pendukung kepala desa dilantik.
“Tadi sudah dilakukan pembubaran di beberapa tempat. Di antaranya di Manding, Batuputih, arah menuju Kalianget maupun kepulauan, di Lingkar Utara, serta Lingkar Barat,” kata Widi.
Pembubaran dilakukan, salah satunya, untuk mencegah terjadinya kerumumanan massa mengingat saat ini kabupaten paling timur Pulau Madura ini masih masa PPKM level III dalam rangka pengendalian pandemi Covid-19.
“Sebelum pelantikan, para kepala desa ini sudah diminta surat pernyataan kesanggupannya untuk tidak melakukan arak-arakan atau konvoi, serta kegiatan lain yang bisa menimbulkan kerumunan. Karena saat ini Sumenep masih PPKM level tiga,” kata dia, menambahkan.
Sekadar diketahui, pelantikan 88 kepala desa terpilih dalam pilkades serentak dan pilkades pergantian antarwaktu (PAW) tahun 2021 berlangsung di Pendopo Keraton Sumenep. Seluruh rangkaian pelantikan dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
Untuk menghindari terjadinya kerumunan, proses pelantikan kepala desa terpilih dilakukan menjadi dua tahap. Tahap pertama pukul 09.00 WIB., dan tahap kedua pukul 12.00 WIB. (FATHOL ALIF/ROS/VEM)