SUMENEP, koranmadura.com – Ratusan masyarakat dari Desa Matanair, Kecamatan Rubaru, kembali berunjuk rasa di depan kantor Pemkab Sumenep, Madura, Jawa Timur, Senin, 17 Januari 2022.
Dalam aksinya kali ini, selain membawa atribut aksi yang berupa berbagai tulisan, massa aksi tampak membawa kursi yang diangkut menggunakan dua mobil pikup. Tak hanya itu, beberapa juga berpakaian khas Madura.
Aksi unjuk rasa masyarakat dari Desa Matanair kali ini merupakan yang ketiga kalinya. Tuntutan mereka pun sama dengan yang sebelum-sebelumnya.
Massa aksi meminta Bupati Sumenep agar melantik Ahmad Rasyidi, salah satu calon kepala desa pada pilkades serentak tahun 2019 lalu, sesuai keputusan pengadilan.
“Sesuai keputusan pengadilan, segera lantik Rasyidi. Intinya itu saja,” kata koordinator lapangan aksi, Muhammad Witri.
Pantauan di lokasi, unjuk rasa masyarakat dari Desa Matanair sempat ditemui oleh Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep Moh. Ramli dan kabag Hukum Setkab Sumenep, Wathan.
“Walaupun tadi ada perwakilan yang menemui, tapi kami tidak puas. Massa aksi tidak puas. Mereka masih bertele-tele, dan tidak melaksanakan apa yang menjadi keputusan PTUN,” kata Witri, lebih lanjut. (FATHOL ALIF/ROS/VEM)