PAMEKASAN, koranmadura.com – Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, masih belum bisa menyelenggarakan vaksinasi Covid-19 dosis ketiga atau booster, sebab capaian vaksin untuk masyarakat umum dan kelompok rentan di wilayahnya masih rendah.
Pejabat Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan, Syaifuddin mengatakan pihaknya masih belum menyelenggarakan vaksin booster untuk masyarakat umum karena capaian vaksin belum mencapai 70 persen.
“Hingga saat ini berdasarkan data cakupan vaksinasi Covid-19 di Jawa Timur, per 16 Bulan Januari 2022, Tercatat 60, 94 persen untuk lansia, sedangkan untuk umum 44, 26 persen,” ungkap Syaifuddin, Senin, 17 Januari 2022.
Mantan Kepala Bidang Layanan Kesehatan Dinas Kesehatan tersebut mengatakan saat ini yang bisa di vaksin booster masih lansia meski tidak capai target. Kemudin tenaga medis di Kabupaten Pamekasan.
Menurutnya, tenaga medis sudah 80 persen vaksin booster. Sedangkan sisanya akan menjalani vaksinasi booster bulan ini.
“Untuk lansia yang sudah melewati enam bulan dari masa vaksin sebelumnya, sudah bisa vaksin booster sedangkan untuk masyarakat yang mau vaksin booster bisa datang ke pusat layanan kesehatan” jelasnya.
Ia menegaskan, pihaknya sudah melakukan sosisialisasi kepada masyarakat agar melakun vaksin. Namun banyak masyarakat yang nggan dan kesedaran masyarakat kurang. Sehingga hal tersebut yang menyebabkan vaksin rendah.
“Ada yang masih takut, ada yang percaya hoaks dan negatif lainnya, yang menyebabkan vaksin itu rendah,” ungkapnya. (SUDUR/ROS/VEM)