BANGKALAN, koranmadura.com – Gedung lama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangkalan, Madura, yang akan ditempati oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), ternyata gagal. Rencana awal, hari ini Senin, 17 Januari 2022 pindah ke gedung lama dewan.
Padahal, jauh-jauh hari gedung lama DPRD itu sudah diberi izin oleh pimpinan agar ditempati oleh Satpol PP. Karena melihat aset yang ada, seperti kendaraan Pemadam Kebakar (Damkar) dan ratusan personel yang bekerja butuh gedung yang representatif.
Hal itu dibenarkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Taufan Zairinsjah, Kabupaten Bangkalan. Menurut dia, pegawai dewan sudah pindah ke gedung baru DPRD di Jl. Halim Perdana Kusuma. Sementara gedung yang lama akan dipakai oleh Kepolisian Resor (Polres) setempat.
“Dipakai Polres, karena Polres akan dibangun rehab kantornya,” kata dia, saat dihubungi via WhatsApp, pada Senin 17 Januari 2022.
Menurut dia, gedung dewan lama berdampingan dengan Mapolres Bangkalan. Jadi cukup representatif. Namun, pemakaian gedung tersebut sifatnya hanya pinjam pakai sementara. Jika pembangunan di Mapolres sudah selesai akan pindah lagi.
“Sifatnya hanya sementara. Karena cuma pinjam pakai,” tutur dia.
Sementara Kepala Satpol PP Bangkalan, Rudiyanto mengaku, kabar akan dipinjam pakai oleh Polres pada hari Jumat, 14 Januari 2022. Sebelum ada pemberitahuan, petugas sudah bersih-bersih dan membawa sebagian aset ke gedung lama DPRD.
“Kita pada hari Jumat itu bersih-bersih, terus setelah itu pimpinan, pak Sekda memberi tahu ke saya kalau ingin dipinjam sementara oleh Polres,” kata dia.
Mantan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) itu tidak memberatkan atas gagalnya pindah kantor Satpol PP ke gedung lama DPRD. Karena menurut dia, sifatnya hanya dipinjam sementara. Selain itu, Polres juga lebih membutuhkan.
“Tapi jika nanti Polres sudah pindah lagi ke gedung Mapolres, saya akan ingatkan lagi. Karena memang ingin diberikan ke Satpol PP gedung lama DPRD,” kata dia.
Ditanya soal kondisi gedung Satpol PP yang ditempati saat ini, dia menjelaskan, ada 332 personil yang beraktivitas. Sementara tempat parkir sudah tidak memadai, kadang ada yang diparkir dipinggir jalan depan kantor. Apalagi, saat ini ada tambahan Damkar.
“Aktivitas Satpol PP tidak ada kendala, karena kita sudah bertahun-tahun. Tapi kita butuh tempat parkir yang luas, karena kita punya Damkar dan personil cukup banyak,” pungkasnya. (MAHMUD/ROS/VEM)