BANGKALAN, koranmadura.com – Pemerintah Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur menggelar Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan (Musrenbang) untuk tahun 2023 di Pendopo Kecamatan, pada Selasa 8 Februari 2022.
Kegiatan tersebut dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Bangkalan tahun 2023. Acara itu dihadiri oleh Bupati, kepala Bappeda Kapolsek, Danramil, kepala desa, serta tokoh masyarakat.
Bupati Bangkalan, Abdul Latif Amin Imron menyampaikan, penyusunan anggaran pendapatan dan belanja (APBD) tahun 2023 fokus pada pengentasan kemiskinan ekstrim yang ada di kabupaten paling barat di Pulau Madura. Hal itu, sesuai arahan dari pemerintah pusat.
“Di Bangkalan masuk dalam kemiskinan ekstrim. Ada 25 desa yang tersentuh bantuan program itu pada tahun 2022,” kata dia.
Sehingga, tahun 2023 ini dalam program peningkatan jalan kabupaten masih belum bisa mengakomodir jalan-jalan yang butuh perbaikan. Namun, jika ada yang kerusakannya cukup parah bisa diajukan untuk dimasukkan dalam program prioritas.
“Nanti usulan perbaikan jalan kabupaten yang tidak bisa dicover keuangan kabupaten, kami akan perjuangkan melalui dana dari pusat,” kata dia.
Untuk mengentaskan kemiskinan ekstrim tahun 2023 di Kota Salak juga perlu memperbanyak lapangan pekerjaan. Cara tersebut, tiada lain memberikan peluang bagi investor untuk membangun pabrik atau menanamkan modal ke Bangkalan.
“Kami akan buka keran bagi investor. Kami berikan kemudahan dan keamanan bagi investor,” ucap dia. (MAHMUD/ROS/VEM)