SUMENEP, koranmadura.com – Seribu lebih kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Sumenep, Jawa Timur, demonstrasi di depan Mapolres setempat, Rabu, 2 Februari 2022.
Aksi para aktivis ini terkait kasus dugaan pencemaran nama baik organisasi PMII oleh salah satu media online, yang telah dilaporkan ke Polres Sumenep, Senin, 31 Januari 2022, lalu.
Dalam aksinya, warga pergerakan menyampaikan beberapa tuntutan. Di antaranya mendesak polisi menindaklanjuti laporan polisi PC PMII Sumenep dan menuntaskannya.
Massa aksi juga meminta aparat penegak hukum agar segera menangkap pihak dari salah satu media online yang diduga telah mencemarkan nama baik PMII Sumenep. Massa aksi memberi waktu 2 x 24 jam.
“Jika dalam jangka waktu 2 x 24 jam polisi tidak melakukan penangkapan, maka kami akan turun jalan lagi,” kata korlap aksi Ainul Yaqin, tegas.
Baca: Kader PMII Kepung Mapolres Sumenep
Tidak hanya kader PMII se-Sumenep. Menurut dia pihaknya akan berkoordinasi dengan cabang-cabang PMII lain se-Madura untuk turun jalan bersama. “Kami akan turun jalan lagi bersama PMII se-Madura. ‘Blok M’ akan turun semua,” ujar dia, menambahkan.
Selebihnya, dalam aksi tersebut, massa PMII juga meminta pihak Polres Sumenep tidak tebang pilih dalam menegakkan hukum demi terwujudnya rasa keadilan di negeri ini. (FATHOL ALIF/DIK)