BANGKALAN, koranmadura.com – Sebanyak 12 Armada pengangkut sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur tak kunjung dilelang. Padahal armada berupa 4 truk dan 8 kontainer itu sudah tidak layak pakai.
Hal tersebut diakui oleh Kepala Bidang Pengolahan Sampah dan Limbah B3 DLH Kabupaten Bangkalan, Yudistiro. Menurut dia, biaya perawatan 12 armada tersebut cukup mahal. Jika hal tersebut dibiarkan berlarut-larut, tentu merugikan pemerintah.
“Jika satu truk bisa habiskan Rp 25 juta untuk perawatan, lebih baik dilelang,” kata dia, Kamis, 24 Maret 2022.
Menurut Yudistiro, armada angkut sampah yang diparkir di depan kantornya tersebut sudah lama tidak dipakai. Baginya, sebanyak 12 kendaraan yang sudah usang itu membuat kurang enak dipandang.
“Kita tidak punya tempat parkir lagi, terpaksa kita parkir di depan kantor dulu,” ujarnya.
Dia menjelaskan bahwa pihaknya sudah mengajukan lelang atas aset yang sudah tak layak pakai kepada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) setempat. Namun, langkah tersebut belum ada kejelasan dari lembaga terkait. “Kita hanya mengajukan saja. Yang melelang bukan kami. Jadi kami tidak tahu. Yang jelas belum terjual,” jelasnya. (MAHMUD/DIK)