SAMPANG, koranmadura.com – Diguyur hujan sejak Senin, 20 Maret 2022 lalu, ruas jalan Kabupaten di Desa Gulbung, Kecamatan Pengarengan, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, ambruk akibat terjadi longsor.
Kepala Pelaksana Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang, Asroni menyampaikan, peristiwa jalan longsor yang terjadi pada Selasa siang, 22 Maret 2022 kemarin. Peristiwa jalan ambruk akibat longsor itu menyebabkan jalan berlubang kurang lebih sedalam lima meter dengan panjang empat meter dan lebar dua meter.
“Lokasinya di jalan Kabupaten yaitu di Desa Gulbung yaitu jalan penghubung Sampang-Pengarengan,” katanya kepada koranmadura.com, Rabu, 23 Maret 2022.
Sedangkan langkah yang akan dilakukan, Asroni mengaku bahwa saat ini sudah bekerjasama dengan Dishub, DPUPR dan Polsek setempat. Saat ini lokasi sudah dilakukan penandaan rambu peringatan, larangan serta pengalihan arus untuk kendaraan besar maupun berat. Sebab saat ini lokasi jalan tersebut bisa dilintasi hanya satu sisi di bagian utara.
“Untuk kendaraan besar saat ini dialihkan ke kota. Setelah bekerjasama dengan Polres Sampang sehingga kemudian di back up oleh Polsek Kota, Polsek Pengarengan dan Polsek Torjun. Larangan melintasi area itu akan dilakukan di titik Torjun dan pertigaan Tanglok, Kelurahan Banyuanyar. Nah kendaraan kecilpun diimbau hati-hati saat melintas karena hanya satu jalur,” jelasnya.
Disingggung langkah teknis, Asroni mengaku jika melihat dari lubang yang ditimbulkan longsor, pihak BPBD tidak akan mampu mengatasinya. Sehingga kemudian akan berkoordinasi supaya bisa diatasi ke Dinas PUPR.
“Longsornya sudah parah, sehingga pas jika ditangani Dinas PUPR. Kalau dari BPBD hanya bersifat sementara,” paparnya. (MUHLIS/ROS/VEM)