PAMEKASAN, koranmadura.com –
Dinas Perindustrian dan perdagangan Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur memberlakukan penyetoran pendapatan asli daerah (PAD) dari retribusi pasar di wilayahnya langsung ke Bank Jatim.
Penyetoran tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kebocoran PAD. Hal ini diungkap oleh Kepala Bidang Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pamekasan, Agus Wijaya.
Menurutnya, penyetoran tersebut sudah diberlakukan sejak Januari 2022 lalu. Sehingga pihaknya, hanya menerima kwitansi dari hasil penyetoran tersebut.
“Diharapkan tidak ada kebocoran. Contoh kebocoran (uang) hilang atau jatuh, hilang di kantor,” jelas H Makki panggilan akrab Agus Wijaya, Selasa, 5 April 2022.
Menurut mantan Kepala Bidang Pengawasan dan Kemitrologian tersebut, nantinya penyetoran tersebut langsung dilakukan oleh Kepala Pasar atau Kepala Pasar menunjuk petugas khusus yang akan menyetor ke bank tersebut.
“Dan kami setiap satu bulan sekali, kita adakan rapat masalah setoran dari hasil ke bank. Satu bulan dua kali setiap Rabu,” akunya.
Agus Wijaya menargetkan, PAD pasar tahun ini diharapkan bisa meningkat drastis, yakni sebesar Rp 2 miliar lebih.
“Mudah-mudahan covid-19 tahun ini cepet selesai,” harapnya. (SUDUR/DIK)