SUMENEP, koranmadura.com – Sejumlah pedagang di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengaku kesulitan mendapatkan stok minyak curah. Bahkan meski telah sekitar satu minggu mencari.
“Sudah satu minggu, Pak. Nyari-nya ke tiap-tiap agen,” ujar salah seorang pedagang asal Kecamatan Bluto, Sahabuddin.
Hal itu ia sampaikan saat ditemui di sela-sela menunggu salah satu agen minyak goreng di Pasar Anom Baru Sumenep bukan melayani pembelian, Selasa, 5 Maret 2022.
Sahabuddin bersama sejumlah pedagang lain menunggu salah satu agen minyak goreng buka, sejak pukul 05.00 WIB. Bahkan sebagian ada yang lebih pagi, yaitu mulai selepas salat subuh.
“Saya di sini sudah sejak pukul lima. Ini (sambil menunjuk beberapa orang di sekitarnya) mulai pukul lima semua di sini,” tutur dia.
Menurut dia, berdasarkan informasi yang diterima, agen minyak goreng yang ditungguinya akan bukan pada pukul 07.00 WIB. Hanya saja hingga pukul 09.00 WIB., dirinya belum juga dapat kepastian. Agen tersebut masih tutup.
Sahabuddin mengaku sudah hampir putus asa ‘berburu’ minyak goreng curah. Sebab bukan kali ini saja dirinya pulang dengan jeriken kosong karena tak dapat minyak goreng, tapi sudah berkali-kali.
“Sudah sering, Pak. Kalau (agen) ini tetap tidak buka, saya tidak tau mau mencari ke mana. Putus asa, Pak,” tambahnya. (FATHOL ALIF/DIK)