BANGKALAN, koranmadura.com – Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) Wilayah Bangkalan, Madura, Jawa Timur mengarahkan para siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk magang di tempat-tempat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.
Hal itu berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 tahun 2022, tentang percepatan peningkatan penggunaan produk dalam negeri. Lembaga pendidikan, diimbau untuk meningkatkan pengembangan produk dalam negeri terutama di lembaga SMK.
Kepala Cabdin wilayah Kabupaten Bangkalan, Mustakim menyampaikan pihaknya menyambut baik dengan adanya Impres Nomor 2 tahun 2022. Tentunya kata dia, dengan kebijakan tersebut membuat para UMKM lebih hidup lagi.
“UMKM selama ini jadi kekuatan besar bagi bangsa untuk perekonomian nasional. Jadi kebijakan pemerintah ini sangat tepat sekali,” kata dia, Selasa, 19 April 2022.
Dia menjelaskan dalam menyambut Impres, yang dikenal Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI), pihaknya mengarahkan siswa SMK untuk magang di tempat-tempat UMKM, agar memiliki keterampilan bidang usaha produk lokal.
“Setiap daerah memiliki potensi. Misalnya di Bangkalan, dari sisi kuliner, bebek terkenal ke mana-mana. Ini bisa dikembangkan oleh siswa,” tuturnya.
Oleh sebab itu, pihaknya berharap kepada satuan pendidikan sekolah di Kota Dzikir dan Shalawat, agar memperkuat gerak inovasi dan kreativitas di sekolah untuk mengembangkan potensi lokal. “Sehingga ketika siswa lulus diharapkan bisa kembangkan pengalaman mereka di bidang usaha ketika ingin kerja,” tutupnya. (MAHMUD/DIK)