SAMPANG, koranmadura.com – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sampang bersama warga melaksanakan Shalat Ied di ruas jalan Wijaya Kusuma yang berada di depan Pendapa Bupati setempat, Senin, 2 Mei 2022.
Bupati Sampang H. Slamet Junaidi bersama Wakil Bupati H. Abdullah Hidayat serta jajaran Forkopimda tampak berbaur dengan masyarakat melaksanakan salat Ied di lokasi tersebut.
Sesuai Surat Edaran Kementerian Agama Nomor 8 Tahun 2022, tahun ini umat Islam dapat kembali melaksanakan salat Ied baik di masjid maupun lapangan terbuka seiring dengan melandainya pandemi Covid-19.

Pada salat Ied yang diikuti Bupati Sampang tersebut, bertindak sebagai Imam KH.Fahrurrosy Faroq. Dalam khutbahnya ia menyampaikan bulan puasa dan hari raya Idulfitri harus dijadikan momentum agar kita bisa lebih baik dalam menjalani aktifitas sehari-hati. Termasuk pemerintah dalam menjalankan tugas dan kewajibannya.
“Pemerintah harus mempunyai kebijakan yang berpihak kepada kepentingan rakyat. Seorang pemimpin harus mempunyai jiwa memiliki dan siap merangkul segalanya,” katanya.

Lebih lanjut Kiai Fahrurrosy Faroq juga menyampaikan bahwa Islam merupakan agama yang sangat menyayangi umat manusia, santun, moderat dan toleran. Tidak redikal.
“Maka dari itu bagi kita yang beragama Islam harus paham benar tentang agama Islam supaya tidak salah arah. Islam merupakan agama yang sangat penyayang dan pemaaf bukan pemarah,” tambahnya.
Di tempat yang sama Bupati Sampang H. Slamet Junaidi memgajak kepada seluruh masyarakat agar membuka lembaran baru yang masih putih, dan menutup lembaran lama yang terdapat noda.
“Semoga Ramadan yang telah kita lalui dan momen Idufitri kali ini membawa kebaikan dan kemajuan Sampang ke depan lebih baik, serta semua program pembangunan bisa terlaksana,” jelasnya.
Usai menggelar salat Ied bersama warga, Pemerintah Daerah Sampang juga menggelar open house bersama warga yang ditempatkan di Pendapa Bupati. MUHLIS