BANGKALAN, koranmadura.com – Sejumlah pemuda yang mengatasnamakan Karang Taruna Desa Lerpak, Kecamatan Geger, Bangkalan, Madura Jawa Timur mendatangi kantor Dinas Pendidikan (Disdik) setempat, pada Senin, 6 Juli 2022.
Kedatangan mereka menanyakan perkembangan rencana tukar guling tanah SMPN 03 Geger yang merupakan tanah milik kas desa. Sebab, selama 10 tahun tanah tersebut digunakan oleh pemerintah daerah, namun progresnya masih terlihat stagnan.
“Kedatangan kami ke sini untuk menanyakan progres rencana tukar guling tanah yang dibangun SMPN 03 Geger,” kata salah satu orator.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Disdik Kabupaten Bangkalan, Bambang Budi Mustika menyampaikan, tahapan rencana tukar guling tanah SMPN 03 Geger sudah dilakukan. Berkas-berkas yang dibutuhkan masih proses perampungan.
“Endingnya nanti ini minta persetujuan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Mudah-mudahan tidak ada kendala,” kata dia.
Bambang, sapaan akrab Bambang Budi Mustika menjelaskan, proses tukar guling tidak boleh merugikan kepada pihak desa. Sebab, hal itu akan berimbas pada poin penilaian dari Pemerintah Provinsi Jawa timur dalam memberikan persetujuan.
“Misalnya luas tanah SMP 03 yang saat ini 3000 meter, tapi penggantinya 2000 meter, itu kan melanggar, pasti tidak akan disetujui oleh Gubernur. Harus menguntungkan kepada desa” ujar dia.
Dia menuturkan, proses tukar guling ini juga melibatkan pemerintahan desa. Di mana, pemerintah desa harus melakukan musyawarah desa terkait pencarian tanah pengganti. Lalu, dilanjutkan pada proses penghitungan harga tanah.
“Nanti akan dilanjutkan penghitungan harga tanah oleh tim appraisal,” kata dia.
Ditanya perihal uang yang disediakan untuk tukar guling tanah SMPN 03 Geger, pihaknya belum bisa memastikan. Sebab, masih belum dilakukan harga jual tanah di pasar melalui appraisal. Sementara anggaran yang tersedia saat ini masih gelondongan.
“Nanti kalau sudah dihitung oleh appraisal baru bisa diketahui kebutuhan anggaran. Kami tetap mengupayakan tahun ini selesai,” katanya. (MAHMUD/ROS/DIK)