SUMENEP, koranmadura.com – ‘Sudah jatuh masih tertimpa tangga’. Pepatah itu mungkin pas untuk menggambarkan nasib Atman, warga Desa Sambakati, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Di saat rasa kecewanya belum sepenuhnya hilang setelah diberitahu bahwa, dirinya gagal berangkat ke Tanah Suci Makkah-Madinah tahun ini H-3 pelepasan secara simbolis, ternyata ada seseorang yang memberinya ‘harapan palsu’ alias ‘PHP’.
Informasi yang dihimpun media ini, setelah ramai kabar Atman gagal berangkat, ada seseorang yang mendatanginya dan memberi kabar bahwa dia masih punya harapan untuk menjalankan rukun Islam kelima tahun ini.
Untuk menguatkan kabar tersebut, seseorang yang mendatangi Atman meninjukkan foto undangan pemberangkatan jemaah calo haji Kabupaten Sumenep pada hari Jumat, 17 Mei 2022, pukul 23.00 WIB. bertempat do GOR A. Yani Panglegur Sumenep.
Tak cukup sampai di situ, informasinya Atman sampai diminta sujud syukur. Video saat Atman sujud syukur pun menyebar melalui salah satu aplikasi perpesanan.
Menyikapi hal tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sumenep Chaironi Hidaya menuturkan bahwa, dirinya juga sudah sempat melihat video saat Atman sujud syukur melalui youtube.
“Saya sudah melihat Pak Atman sujud syukur karena ada informasi yang sampai kepada beliau bahwa beliau jadi berangkat berdasarkan surat undangan yang sudah tersebar di media sosial,” katanya.
Namun demikian, Chaironi menegaskan bahwa, sampai saat ini Pemerintah Arab Saudi belum mengeluarkan visa beberapa jemaah calon haji dari Indonesia yang lahirnya 30 Juni 1957. Salah satunya milik Atman.
“Perlu saya tegaskan, sampai saat ini belum ada perubahan aturan dari Pemerintah Arab Saudi. Artinya, Pak Atman sampai sekarang visanya belum turun dari Saudi Arabia,” katanya, Kamis, 16 Juni 2022.
“Jadi mohon kepada masyarakat untuk tidak berspekulasi dalam hal ini. Kami mohon dengan hormat, apabila ada yang perlu diklarifikasi, kami siap untuk membantu, baik langsung kepada saya sebagai kepala Kemenag atau Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah,” tambahnya. (FATHOL ALIF/ROS/VEM)