JAKARTA, Koranmadura.com – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar sangat yakin bisa lolos sebagai calon presiden (capres) pada pemilu presiden dan wakil presiden (Pilpres) 2024. Apalagi dia akan meminang Sri Mulyani Indrawati sebagai calon wakil presiden (cawapres).
Meski demikian, Muhaiman Iskandar yang sekarang citranya berubah dari “Cak Imin” menjadi “Gus Muhaimin” belum berkomunikasi dengan Sri Mulyani Indrawati terkait rencananya itu.
“Belum. Dalam waktu dekat. Kita pasarkan dulu kepada partai-partai, kepada masyarakat, baru setelah itu kita bicara (dengan Sri Mulyani),” kata Muhaimin Iskandar dalam keterangannya di Jakarta, Minggu 12 Juni 2022 terkait rencananya meminang Sri Mulyani itu.
Menurut Muhaimin Iskandar, Sri Mulyani Indrawati adalah sosok yang sangat tepat menjadi wapres lima tahun sejak 2024 karena Indonesia menghadapi tentangan ekonomi yang tidak mudah. Dan, Sri Mulyani Indrawati- dengan pengetahuan dan pengalaman yang sudah teruji -, mampu membawa Indonesia keluar dari krisis ekonomi yang dalam.
“Cawapres sementara yang masuk dalam radar Ibu Sri Mulyani karena beliau punya pengalaman dan dahsyat soal ekonomi. Ekonomi kita lagi sulit. Krisis akan menjadi resesi, resesi harus diantisipasi. Butuh wapres yang kuat dan mengerti soal ekonomi,” kata Muhaimin Iskandar lagi.
Muhaimin juga yakin, pilihannya pada Sri Mulyani Indrawati akan bisa diterima dengan mudah oleh partai-partai politik lain yang mau bekerja sama dengan PKB pada Pilpres 2024 nanti.
PKB sendiri tidak bisa mengajukan pasangan capres dan cawapres pada Pilpres 2024 karena perolehan kursi di DPR dan jumlah suara secara nasional pada pemilu 2019 tidak mencukupi. Ia harus berkoalisi dengan dua partai lain lagi.
Saat ini, PKB memang sudah siap berkoalisi dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), tetapi jumlah kursi mereka di DPR juga belum mencukupi untuk mengajukan satu pasangan capres dan cawapres pada Pilpres 2024 nanti. (Carol)