PAMEKASAN, koranmadura.com – Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur menggelontorkan anggaran pelatihan wirausaha baru sebesar Rp 7 miliar. Anggaran tersebut bersumber dari alokasi pendapatan dan belanja daerah (APBD) setempat.
Kepala Bidang Pelatihan dan Hubungan Industri Dinas Penanaman Modal Pelayanan Tarpadu Satu Pintu Tenaga Kerja dan Transmigrasi (DPMPTSP-Nakertrans), Dedi Aryanto mengatakan anggaran tersebut diperuntukkan meliputi pelatihan menjahit, bordir, servis motor, membatik, dan sebagainya.
“Pelatihan itu bertahap. Tahap pertama 13 paket yang dilaksanakan, mulai 30 Mei kemarin serentak di setiap kecamatan, ” jelas Dedi Aryanto, Kamis, 22 Juni 2022.
Setiap paket, menurutnya diikuti oleh 20 peserta. Sehingga total keseluruhan tahap pertama kurang lebih 260 peserta.
“Pelatihan itu dilakukan 8 tahap, untuk pelatihannya itu ada yang 15 hari, ada yang 10 hari, ada 7 hari. Tergantung jenis pelatihannya. Sekarang, 15 hari di tahap pertama ini,” tambahnya.
Menurut Dedy, panggilan akrab Dedi Aryanto menjelaskan dari anggaran tersebut pihak juga memberikan fasilitas kepada para peserta berupa uang transport, uang makan, izin OSS, dan sertifikat, yang nantinya bisa digunakan untuk pengajuan peminjaman modal.
“Total yang akan dilatih nanti 3 ribu peserta. Cuma 3 ribu peserta itu ada yang ikut pelatihan bimtek, workshop, dan pendampingan. Setelah itu dilatih. Dan nantinya fasilator itu melakukan pendampingan apa yang kurang. Contoh izinnya atau butuh modal,” ungkapnya. (ADV/SUDUR/DIK)