JAKARTA, Koranmadura.com – Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan Said Abdullah mendampingi Ketua DPR Puan Maharani dalam kunjungannya ke Sidoarjo, Jawa Timur, pada Rabu 15 Juni 2022. Petinggi PDI Perjuangan lain yang menemani Puan Maharani adalah Ahmad Basarah.
Saat berada di tengah-tengah kader PDI Perjuangan di kantor DPC Sidoarjo, Puan Maharani disambut dengan pekikan “presiden”. “Mbak Puan presiden,” demikian pekikan mereka.
Pekikan itu juga disambut dengan teriakan serupa oleh Puan Maharani. “Presiden, presiden, presiden,” kata Puan Maharani menanggapi pekikan para kadernya.
Pekikan Puan Maharani ini kemudian dijawab, “Amin,” oleh kader PDI Perjuangan Sidoarjo. Puan Maharani juga menjawab, “Amin”.
Teriakan “presiden” juga diserukan warga Surabaya ketika Puan Maharani berkunjung ke kota itu, khususnya di Perak Utara, untuk memberikan sejumlah bantuan.
Saat Puan Maharani turun dari mobil, warga yang berada di sekitar rel kereta api memekikkan “presiden” untuk putri Megawati Soekarnoputri itu. Mereka sahut menyahut meneriakkan presiden untuk cucu proklamator Soekarno tersebut.
Puan Maharani disebut-sebut sebagai putri mahkota PDI Perjuangan dan akan maju sebagai calon presiden (capres) PDI Perjuangan pada pemilu presiden dan wakil presiden (Pilpres) 2024. Meskipun elektabilitasnya masih rendah dibanding tokoh-tokoh lain seperti Prabowo Subianto dan Anies Baswedan.
PDI Perjuangan masih memiliki figur lain yang elektabilitasnya paling tinggi versi hampir semua lembaga survei yakni Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Capres dan cawapres dari PDI Perjuangan akan dipilih oleh Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. (Carol)