SAMPANG, koranmadura.com – Dianggarkan hingga puluhan miliar, pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Trunojoyo yang terletak di jalan Wijaya Kusuma, Sampang, Madura, Jawa Timur, dinilai kurang efektif pemanfaatannya oleh kalangan legislatif setempat.
Pernyataan itu terlontar langsung dari Sekretaris Komisi III DPRD Sampang, Abdus Salam, usai melakukan pemanggilan terhadap sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yakni Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) setempat serta konsultan perencana pembangunan RTH Taman Trunojoyo.
“Memang disetujuinya penganggaran pembangunan taman itu kesalahan kami. Padahal sebenarnya masih banyak jalan poros di desa maupun Kabupaten yang rusak parah. Bahkan ada masyarakat yang memperbaikinya dengan swadaya. Sehingga kami nilai pembangunan RTH di jalan wijaya kurang efektif,” katanya kepada awak media di ruang Komisi III DPRD Sampang, Selasa, 14 Juni 2022.
Dikatakan Abdus Salam, disetujuinya penganggaran pembangunan RTH Taman Trunojoyo yang bernilai puluhan miliar saat itu karena pemerintah daerah beralasan akan dijadikan ikon pemerintah daerah serta menjanjikan akan mengupayakan untuk menggelontorkan anggaran yang nantinya akan diperuntukan khusus untuk pembangunan di bawah. Namun hingga saat ini, upaya menggelontorkan anggaran untuk pembangunan di bawah belum jelas adanya.
“Sebenarnya meski dijadikan ikon di wilayah kotanya, kalau di bawah amburadul, ya percuma juga kan. Dulu kami setujui karena pertimbangan kami bahwa pemerintah menjanjikan akan ada dana yang diperuntukan untuk di bawah. Tapi nyatanya dana itu sampai sekarang tidak ada,” ujarnya.
Oleh sebab itu, lanjut Politikus Demokrat asal Ketapang ini, berjanji akan lebih selektif kembali saat melakukan pembahasan terhadap program yang diusulkan oleh pihak eksekutif agar nantinya lebih efektif dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
“Nanti tahun anggaran berikutnya, jika ada program yang kurang efektif maka kami akan langsung coret,” tegasnya.
Untuk diketahui, proyek RTH Taman Trunojoyo Sampang dianggarkan dengan pagu anggaran senilai Rp 18,9 miliar yang dikerjakan oleh PT. Lansekap Karya Abadi.
Sedangkan pada proyek Jalan Lingkar Wijaya Kusuma Sampang dianggarkan dengan pagu anggaran senilai Rp 5,7 miliar yang dikerjakan oleh CV. Dua Putra Sejahtera Abadi. Proyek jalan ini juga berada di dalam pembangungan RTH Taman Trunojoyo Sampang. (MUHLIS/DIK)