PAMEKASAN, koranmadura.com – Program Pamekasan Call Care (PCC) gagasan Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Baddrut Tamam menjadi referensi sejumlah kalangan. Salah satunya, oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Soppeng, Provinsi Sulawesi Selatan.
Tidak hanya itu, program pemerintah untuk memberikan pelayanan kesehatan excellent kepada masyarakat tersebut, juga mendapat apresiasi langsung dari Wakil Bupati Soppeng, H. Lutfie Halide.
Mas Tamam panggilan akrab Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam mengatakan program ini untuk mempermudah masyarakat tidak mampu supaya mendapatkan fasilitas kesehatan gratis. Sehingga, tidak ada masyarakat di daerahnya yang tidak terlayani.
“Pamekasan call care itu, layanan cepat, mudah, excellent, dan gratis. Seluruh rumah di kabupaten ini telah ditempeli stiker, sebagian sudah buram, dan mudah-mudahan tahun ini ada anggaran cukup mau kita perbaharui lagi stikernya,” jelas Mas Tamam, Selasa, 4 Juli 2022.
Stikernya nantinya, kata tokoh muda NU tersebut, bertuliskan pemberitahuan untuk mendapatkan layanan kesehatan gratis itu sangat bermanfaat bagi masyarakat. Sehingga bagi mereka yang membutuhkan pelayanan bisa langsung menghubungi nomor yang tertera dengan petugas yang berjaga selama 24 jam. Bahkan, mobil sigap telah diberikan kepada semua desa di 13 kecamatan yang ada.
“Untuk meminta antar jemput cukup menghubungi nomor ini, tidak hanya mobil sigap yang diberikan kepada desa, ada pula mobil yang standby selama 24 jam di pendopo,” ujarnya.
Hal tersebut, disampaikan Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam saat kunjungan kerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Soppeng Provinsi Sulawesi Selatan di Mandhapa Aghung Ronggosukowati beberapa waktu bersama Wakil Bupati Soppeng, H. Lutfie Halide.
Perlu diketahui, Program Pamekasan Call Care (PCC) merupakan program melayani masyarakat untuk konsultasi kesehatan gratis kepada petugas yang berjaga selama 24 jam melalui nomor telpon yang telah disediakan. Program ini juga melayani antar-jemput pasien gratis kepada fasilitas layanan kesehatan yang terintegrasi dengan mobil sigap yang ada di setiap desa tersebut.
Selain itu, program tersebut, telah mendapat banyak penghargaan dari sejumlah instansi, baik government maupun non government. Bahkan, setiap ada kunjungan kerja dari pemerintah kabupaten (pemkab) lain di Indonesia, tempat kerja PCC selalu menjadi rujukan dan referensi layanan kesehatan. (ADV/SUDUR/DIK)