JAKARTA, Koranmadura.com – Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD memastikan, Presiden Jokowi tidak perlu berkonsultasi atau memberi tahu anggota kabinet lain tentang menteri yang akan ditunjuknya menggantikan Tjahjo Kumolo sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB).
Pasalnya, presden memiliki hak prerogatif untuk mengangkat dan memberhentikan seorang menteri. Mahfud MD Sendiri mengaku tidak tahu siapa yang akan ditunjuk Presiden Jokowi mengisi pos yang ditinggal Tjahjo Kumolo.
Kursi MenPAN-RB sedang kosong setelah Tjahjo Kumolo meninggal dunia pada Jumat 1 Juli 2022 pukul 11.10 di RS Abdi Waluyo Jakarta karena sakit inveksi paru. Jenazahnya dimakamkan pada hari yang sama di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan.
Sejak Tjahjo Kumolo dirawat di rumah sakit, jabatan MenPAN-RB dijabat secara ad interim oleh Mahmud MD. Kemudian, setelah Tjahjo Kumolo meninggal, jabatan itu digeser ke Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang berakhir pada 15 Juli 2022 ini.
Mahfud MD pun ditanya tentang siapa pejabat MenPAN-RB berikutnya menggantikan Tito Karnavian.
“Jadi tak ada yang tahu siapa dan kapan penetapan soal posisi Menpan-RB kecuali Presiden sendiri. Itu nanti langsung diumumkan oleh Istana. Tak harus diinfokan secara khusus kepada menteri-menteri lain,” kata Mahfud MD. (Carol)