JAKARTA, Koranmadura.com – Menteri Koordinator Perekonomian yang juga Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengindikasikan bahwa Presiden Jokowi akan bertemu kembali dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Voldymyr Zelenskyy dalam waktu dekat.
Pertemuan itu untuk membicarakan kelanjutan proses perdamaian kedua negara yang sedang terlibat peperangan. Hal itu diungkapkan Airlangga Hartarto saat menjawab pertanyaan wartawan di Istana Presiden, Jakarta, Senin 4 Juli 2022.
“Dan proses perdamaian kan sebuah proses yang berjalan terus bukan yang instan jadi ini merupakan hal yang baik,” kata Airlangga kepada wartawan.
Airlangga Hartarto meneruskan, “Tidak ada pemimpin negara yang diterima kedua belah pihak dalam waktu dekat. Hanya Bapak Presiden, Bapak Jokowi. Jadi menunjukkan bahwa kedua pemimpin bertikai itu menerima kehadiran Bapak Jokowi.”
Airlangga Hartarto yang disebut-sebut sebagai salah satu calon presiden pada Pilpres 2024 itu berbicara tentang misi perdamaian yang dibawa Presiden Jokowi ketika mengunjungi Ukraina dan Rusia sepanjang pekan lalu setelah menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7 di Jerman.
Menurut Airlangga Hartarto, saat bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden Jokowi memang membawa agenda utama yaitu ketersediaan pangan. Isu ini menjadi pintu masuk untuk pembicaraan perdamaian karena dunia sungguh-sungguh merasakan masalah pangan saat ini.
“Jadi tentu ketersediaan pangan itu, pesan Bapak Presiden agar pangan yang ada baik itu wheat maupun pupuk bisa ke luar ke global. Sehingga ketahanan pangan global bisa terjaga. Tentu itu jadi bagian dari proses perdamaian,” pungkas Airlangga Hartarto. (Carol)