BANGKALAN, koranmadura.com – Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) wilayah Bangkalan, Madura, Jawa Timur mencatat sekitar 49 dari 115 guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMA/SMK) yang daftar sebagai guru penggerak lolos pada tahap pertama.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) wilayah Bangkalan, Mustakim menuturkan seleksi guru penggerak saat ini adalah gelombang ke tujuh. Dibandingkan dengan kabupaten lain di Jawa Timur, Bangkalan tercatat paling banyak yang lolos seleksi tahap pertama.
“Kalau kabupaten yang lain rata 10 hingga 30 orang yang lolos tahap pertama. Kita mencapai 49 orang. Terbanyak se-Jawa Timur,” kata dia, Senin, 22 Agustus 2022.
Mustakim membocorkan strategi yang digunakan, agar calon guru penggerak bisa lolos pada tahap seleksi. Kata dia, guru penggerak yang sudah ikut gelombang sebelumnya diminta untuk memberikan pendampingan sebelum ikut tahap seleksi.
“Kami panggil 10 orang yang sudah ikut guru penggerak, dan minta bantuan untuk mendampingi dan memberi arahan,” kata dia.
Dia memaparkan bahwa seleksi calon guru penggerak ada dua tahap. Pertama, penilaian biodata, esai, dan tes bakat skolastik. Kedua, simulasi mengajar dan wawancara. Mereka dinyatakan lolos dan dapat sertifikat guru penggerak jika mengikuti semua tahapan.
“Yang 49 guru itu masih lolos tahap pertama. Nanti berlanjut ke tahap kedua. Semoga mereka bisa mendapatkan nilai yang baik dari tim penguji,” harapnya. (MAHMUD/DIK)