SUMENEP, koranmadura.com – Komisi III DPRD Sumenep, Madura, Jawa Timur, menyebut jalan rusak di kabupaten paling timur Pulau Madura masih cukup panjang.
“Jalan yang rusak masih sekitar seribu enam ratus kilometer,” kata Ketua Komisi III DPRD Sumenep Dul Siam.
Meski begitu, sambungnya, anggaran yang digelontorkan untuk perbaikan jalan rusak setiap tahun selalu kecil. Akibatnya, karena terlalu lama tak diperbaiki, jalan rusak dari tahun ke tahun kondisinya tambah parah.
Bahkan untuk tahun 2023 mendatang, anggaran untuk perbaikan jalan rusak di Kabupaten Sumenep hanya Rp 3 miliar rupiah.
“Untuk pemeliharaan jalan pada tahun 2023 hanya dianggarkan Rp 3 miliar se-Kabupaten Sumenep. Dari seribu enam ratus kilometer, hanya Rp 3 miliar,” ungkapnya.
Padahal hitung-hitungannya, menurut dia, untuk perbaikan jalan rusak butuh anggaran sekitar Rp 30 miliar. “Itu belum termasuk peningkatan atau pembangunan,” papar politisi PKB itu.
Dengan anggaran yang minim, lanjut politisi asal kepulauan tersebut, maka perbaikan jalan rusak di Sumenep butuh waktu puluhan tahun.
“Dengan keterbatasan APBD ini, itu mungkin butuh puluhan tahun untuk menyelesaikan perbaikan jalan,” tambah dia. (FATHOL ALIF/ROS/VEM)