SAMPANG, koranmadura.com – Hilang kontak selama dua hari di tengah laut, Hasan (70), nelayan asal Jalan Nambangan Perak Gg V, Kelurahan Kedung Cowek, Kecamatan Bulak, Kota Surabaya, ditemukan terdampar di perairan pantai Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Senin, 12 September 2022.
Kapolsek Camplong, AKP Budi Nugroho menyampaikan peristiwa ditemukannya nelayan asal Surabaya tersebut sekitar pukul 11.00 wib siang hari oleh nelayan Sampang. Kala itu, nelayan asal Desa Sejati, Kecamatan Camplong sedang beraktivitas memancing di perairan laut Camplong dan tidak sengaja menemukan perahu yang tampak asing dengan kondisi nakhodanya dalam keadaan lemas.
“Kami mendapatkan informasi dari nelayan di Desa Sejati sekitar pukul 14.00 wib. Dari keterangan warga, nelayan asal Surabaya itu ditemukan di tengah laut di dalam kapalnya dengan kondisi lemas,” katanya kepada koranmadura.com.
Berdasarkan pengakuan nelayan asal Surabaya yang diterimanya, AKP Budi Nugroho menceritakan awal mulanya korban berangkat dari Nambangan Surabaya pada Sabtu, 10 September 2022 kemarin, sekira Pukul. 04.00 wib pagi, menggunakan perahu miliknya. Namun nahas, perahu yang dinakhodai mengalami kerusakan pada mesin serta dalam kondisi kehabisan bahan bakar solar.
“Awalnya Pak Hasan, nelayan asal Surabaya ini melaut bersama temannya. Namun di tengah laut terjadi kabut tebal sehingga terpisah dengan temannya. Saat itulah, perahu Pak Hasan ini juga mengalami kerusakan mesin serta kehabisan solar. Sempat dicari sama teman dan keluarganya, tapi tidak ditemukan karena hilang kontak. Dicari-cari, akhirnya perahunya terdampar hingga ke perairan Camplong,” ceritanya.
Saat ditemukan nelayan Sampang, Kapolsek Camplong ini menyatakan kondisinya lemas karena kehabisan bekal. Sehingga kemudian warga dan pihaknya memberikan pertolongan.
“Ditolong warga dan sudah kami berikan makan tadi, dan sekarang Pak Hasan kondisinya sudah sehat. Setelah berkoordinasi dengan Satpolairud, BPBD Sampang dan Surabaya, pihak keluarganya bersama BPBD Surabaya dan BPBD Sampang melakukan penjemputan,” terangnya. (MUHLIS/DIK)