KIEV, Koranmadura.com – Pasukan Ukraina berhasil mengambil alih kembali 6.000 kilometer persegi wilayah mereka yang selama ini dikuasai pasukan Rusia. Itu terjadi setelah pasukan Ukraina melancarkan serangan habis-habisan dalam 48 jam terakhir.
Terbaru, lebih dari 3.000 kilometer persegi kawasan di Ukraina Timur berhasil direbut dari Rusia, menyusul serangan cepat yang dilancarkan pasukan Ukraina.
Pada Kamis 8 September 2022 malam waktu setempat lalu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan, pasukannya sudah mengambil alih wilayah Ukraina Timur yang dikuasai pasukan Rusia seluas 1.000 kilometer persegi.
Lalu pada Sabtu 10 September 2022 malam waktu setempat, seluas 2.000 kilometer persegi lainnya sukses diambil alih oleh pasukan Ukraina. Artinya, dalam 48 jam terakhir, pasukan Ukraina sudah berhasil mengambil alih 6.000 kilometer persegi wilayah mereka yang dikuasai Rusia selama ini.
Dalam serangan pada Sabtu 10 September 2022, pasukan Ukraina disebutkan sudah memasuki dan menguasai Kota Izyum dan Kupiansk yang menjadi basis Rusia selama ini.
Namun, sebagaimana dikutip dari BBC.com, para pejabat pertahanan Inggris mengingatkan bahwa pertempuran masih terus berlangsung di luar Kota Izyum dan Kupiansk. Pasukan Ukraina terus bertarung untuk mengambil alih kontrol atas kedua kota tersebut.
Sementara dari Rusia dilaporkan bahwa Kementerian Pertahanan Rusia membenarkan mereka sudah menarik pasukannya dari Izyum dan Kupiansk. Tujuannya untuk mengumpulkan kembali kekuatan di wilayah yang masih dikuasai separatis Ukraiana dukungan Moskwa.
Lebih lanjut Kementerian Pertahan Rusia menyebutkan, mereka juga menarik pasukan dari kota kunci ketiga yaitu Balaklyia untuk memperkuat pasukan di garis depan Donetsk. Kota Balaklyia sudah diambil alih tentara Ukraina pada Jumat lalu. (Sander)