PAMEKASAN, koranmadura.com – Koordinator Pos Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) Pamekasan, Guntar Sabhara mengatakan bahwa terhitung mulai Januari hingga Agustus 2022 tercatat ada sembilan jenazah pekerja migran asal Pamekasan, Madura, Jawa Timur, dipulangkan dari negara tempat bekerjanya.
Selain sembilan jenazah itu, satu orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Pamekasan juga dipulangkan, karena disebabkan sakit.
Sembilan jenazah dan satu orang yang sakit tersebut rata-rata anprosedural atau ilegal. Mereka terdiri dari 7 laki-laki dan 3 perempuan.
Menurut Guntar Sabhara rata-rata jenazah atau keluarga tersebut, bekerja di Malaysia. “Yang banyak di daerah pantura, rata-rata anprosedural. Terus meninggal karena sakit. Sakitnya bervariasi, saya nggak pegang data, soalnya datanya ada di kantor,” ungkapnya, Kamis, 1 September 2022.
Ditanya soal pekerjaan para TKI yang meninggal tersebut, pihaknya mengatakan bahwa jenis pekerjaannya tidak disebutkan di surat Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI). Pihak P4MI hanya memfasilitasi penjemputan dari Juanda dan mengantarkan sampai ke rumah asalnya.
“Cuma kalau pengakuan kelurganya macam-macam, ada yang mandiri. Seperti punya warung dan ada yang ikut pembangunan,” terangnya. (SUDUR/DIK)