JAKARTA, Koranmadura.com – Koalisi Indonesia Baru (KIB) akan mengerucutkan nama calon presiden (capres) yang akan diusung pada Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024 dalam pertemuan di Makassar pada 6 November 2022 mendatang.
Kemungkinan tiga partai anggota KIB yaitu Partai Golkar, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Amanat Nasional (PAN) akan mengerucut ke nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Meskipun, Partai Golkar masih mengusung nama ketua umumnya Airlangga Hartarto sebagai capres.
“Saya kira kalau 6 November belum ada keputusan yang akan keluar, tapi untuk diskusi-diskusi, negosiasi-negosiasi terkait dengan kira-kira mengerucut ke mana, apakah kita akan menyebut dua nama, tiga nama atau berapa nama kan juga pasti akan dibahas,” kata Wakil Ketua Umum DPP PPP Amir Uskara, Selasa 25 Oktober 2022.
Ia meneruskan, “InsyaAllah nanti di Makassar pasti semakin akan mengerucut nama-nama yang kemungkinan akan menjadi calon dari KIB.”
Namun sebelum sampai ke pembahasan nama capres, KIB lebih mengutamakan pembahasan visi dan misi KIB yang bakal dibawa nantinya oleh sosok capres yang diusung.
“Kita mengatakan bahwa KIB ini mengusung konsep dulu, dari konsep itu, visi misi itu, kemudian kita akan mengerucut kira-kira siapa yang paling pantas kita usung dengan visi misi dan konsep yang kita miliki,” ucapnya.
Lebih lanjut, dia mengatakan, fokus nama-nama yang akan dibahas KIB baru seputar sosok capres. Untuk cawapres, kata Amir, masih sangat terlalu dini untuk dibahas. “Masih panjang,” imbuh Amir. (Sander)