BANGKALAN, koranmadura.com – Masyarakat dan Pers Pemantau Pemilihan Umum (Mappilu) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bangkalan melakukan audiensi ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) setempat, Jumat, 11 November 2022.
Kedatangan mereka ingin menyamakan persepsi perihal kegiatan pengawasan menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang. Sebab, Mappilu PWI sendiri juga memiliki tanggung jawab memantau proses pesta demokrasi yang berkualitas.
Ketua Mappilu PWI Kabupaten Bangkalan Fathurrohman menyampaikan, Mappilu PWI dan Bawaslu memiliki tugas dan tujuan yang sama, yakni melakukan pengawasan pesta demokrasi sehingga mewujudkan Pemilu yang jujur, adil dan berkualitas.
“Kami siap mengawasi Pemilu. Karena tugas dan tujuan kami sama dengan Bawaslu, maka kami perlu melakukan koordinasi,” kata dia.
Mappilu Bangkalan berharap, pengawasan yang dilakukan oleh Bawaslu dapat lebih ditingkatkan lagi. Berbagai elemen kelembagaan, seperti organisasi kepemudaan bisa dijadikan mitra untuk memberikan edukasi perihal tahapan Pemilu.
“Informasi dan sosialisasi ini harus ditingkatkan, agar ke depan partisipasi masyarakat terhadap Pemilu meningkat,” kata dia.
Sementara anggota Komisioner Bawaslu Bangkalan, Abdul Azis menyambut baik kedatangan Mappilu PWI kabupaten. Lembaga pemantau di PWI dapat membantu menginformasikan ke masyarakat tentang berbagai tahapan Pemilu.
“Mappilu PWI ini nanti bisa membantu memberikan informasi pada masyarakat mengenai Pemilu ke depan,” ucap dia.
Mappilu PWI Bangkalan bisa menjadi mitra Bawaslu dalam melakukan pemantauan. Kata dia, pemantau Pemilu bisa terakreditasi dari Bawaslu pusat atau bisa mengajukan kerjasama melalui sistem kewilayahan untuk pemantauan di tingkat daerah.
“Jika sudah mendapatkan akreditasi di pusat tidak perlu mengajukan ke Bawaslu kabupaten,” kata dia. (MAHMUD/ROS/VEM)