SUMENEP, koranmadura.com – Tidak semua ruang kelas sekolah dasar negeri (SDN) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, dalam kondisi baik-baik saja.
SDN Sabuntan 3, Kecamatan/Pulau Sapeken, misalnya. Saat ini kondisi sekolah tersebut dalam kondisi rusak. Bahkan jauh dari kata layak.
Akibatnya, jika musim penghujan seperti sekarang, para siswa di salah satu ruang kelas di sekolah itu, harus pandai mencari posisi agar tidak sampai kehujanan. Sebab atapnya bocor.
Video yang menggambarkan kondisi salah satu ruang kelas di sekolah tersebut, saat terjadi hujan, menyebar melalui salah satu aplikasi perpesanan.
Dalam video yang diterima media ini, kondisi atas salah satu ruang kelas SDN Sabuntan 3 memang tampak banyak bolong. Air hujan pun masuk ke dalam kelas saat kegiatan belajar mengajar berlangsung.
Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Sumenep Ardiansyah membenarkan bahwa, kondisi SDN Sabuntan 3 memang cukup memperihatinkan.
“Memang di SDN Sabuntan 3 dilaporkan kondisinya kurang baik. Jauh dari kata layak,” katanya, Kamis, 17 November 2022.
Menurut dia, selain kondisi gedung sekolah yang memperihatinkan, di SDN Sabuntan 3 jumlah siswanya juga tidak terlalu banyak. “Hanya 30 sekian, tidak sampai 40,” ungkap Ardiansyah.
Lebih lanjut disampaikan, kondisi tersebut sebetulnya sudah disampaikan oleh pihak sekolah melalui Dapodik. Hanya saja, sejauh ini satu-satunya sekolah di bawah naungan Disdik Sumenep di desa tersebut tidak bisa mendapat dana alokasi khusus (DAK). “Karena dalam aturannya, DAK itu hanya untuk sekolah yang jumlah siswanya minimal lebih dari 60 orang. Semoga nanti APBD kita mampu mengcovernya,” tambahnya. (FATHOL ALIF/ROS/VEM)