DENPASAR, Koranmadura.com – Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa memimpin “Apel Gelar Pasukan Dalam Rangka Pengamanan VVIP KTT G-20” di lapangan Puputan Margarana Niti Mandala, Renon, Denpasar Bali, Senin 7 November 2022 sore.
Pada apel ini, hadir juga Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Koordinator Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, serta para pejabat utama baik dari Mabes TNI, Polri, Kodam Udayana, dan Polda Bali.
Dalam amanatnya, Andika Perkasa memerintahkan seluruh pasukan dari semua satuan tugas atau Satgas untuk masuk ke posisi masing-masing pada Selasa 8 November pukul 07.30 Waktu Indonesia Tengah.
Tujuannya untuk mulai melakukan tugas masing-masing, termasuk menyurvei, mengenali tempat tugas masing-masing secara detail, dan melakukan simulasi.
Setelah berada di posisi masing-masing, setiap komandan Satgas harus memberi laporan kepada Panglima TNI. Kemudian, dalam dua hari ke depan, semua personil diberi waktu untuk melakukan pengenalan tempat tugas secara mendetail serta mempersiapkan rencana kontingensi bila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.
“Nanti pada 9 November 2022, saya akan mengecek lagi kesiapan masing-masing Satgas di tempat-tempat tugas masing-masing,” kata Andika Perkasa.
Lebih lanjut Andika Perkasa menegaskan, mengenal tempat tugas masing-masing bertujuan agar bila ditemukan masalah, seperti kekurangan peralatan, bisa langsung segera diatasi.
Selain itu, pengenalan tempat tugas secara mendetail juga untuk meminimalisasi kesalahan yang terjadi selama tugas berlangsung. Dengan begitu juga maka pada hari penyelenggaraan, KTT G20 berjalan dengan bagus dan lancar.
Terkait alat utama sistem persenjataan yang dikerahkan pada KTT G-20, Andika Perkasa mengungkapkan, saat ini ada 13 KRI sudah lego jangkar di dekat Hotel Apurva Kempinski sebelum berpindah ke titik tugas masing-masing di perairan sekitar Pulau Bali.
Selain itu, ada 15 helikopter, dua pesawat tempur F16, dua Sukhoi yaitu Sukhoi 27 dan 30 yang disiapkan untuk mengamankan KTT G20 ini.
Sementara untuk Satgas Darat, TNI mengerahkan kendaraan lapis baja jenis panser Anoa untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada para delegasi KTT G-20. Puluhan panser itu dipamerkan pada apel tersebut.
Seusai Apel Gelar Pasukan Dalam Rangka Pengamanan VVIP KTT G-20, Andika Perkasa langsung mengecek kesiapan Satgas Udara di Lanud I Gusti Ngurah Rai Bali.
Ia menginspeksi kesiapan satu pesawat angkut VVIP, dua pesawat intai, satu herkules medis, beberapa helikopter baik dari Angkatan Darat, Angkatan Udara, Angkatan Laut, maupun Basarnas.
Semua alutsista ini dengan semua personilnya dalam posisi sudah siap mengamankan dan menyukseskan KTT G-20. (Sander)