BANGKALAN, koranmadur.com – Cabang Olahraga (Cabor) di Kabupaten Bangkalan, Madura, mulai dilirik pencinta sepak bola. Terbukti, Festival Suramadu Cup yang digelar oleh Bangkalan Soccer Academy (BSA) diikuti oleh berbagai Club.
Festival sepak bola usia dini tersebut diselenggarakan di Stadion Gelora Bangkalan (SGB) mulai 4-25 Desember 2022. Suramadu Cup itu diikuti club-club ternama dari Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Sampang hingga Pamekasan.
Ketua panitia Suramadu Cup, Imam Syafii menyampaikan, Festival Suramadu Cup merupakan kegiatan tahunan. Namun, sejak pandemi Virus Corona selama 2 tahun sempat tidak menyelenggarakan festival sepak bola usia dini.
“Tujuan festival Suramadu Cup untuk menggali skill anak muda di bidang sepak bola dan pembinaan di usia dasar,” kata dia.
Dia menjelaskan, festival sepak bola yang diselenggarakan BSA sudah keempat kalinya. Saat ini diberi nama Suramadu Cup yang diikuti 19 club dari berbagai daerah. Kategori festival sepak bola yaitu umur 10 (U-10) dan umur 12 (U-12).
“U-10 ada 9 tim dan U-12 ada 10 tim. Nanti akan berjenjang. Selanjutnya ada festival sepak bola hingga U-14 dan 16,” kata dia.
Sementara Penasehat BSA, Saad Asjari menambahkan, agenda tahunan ini merupakan kerja keras tim yang ada di BSA sehingga bisa bertahan hingga saat ini. BSA juga memberikan pendidikan tentang sepak bola kepada para pemain.
“Pemain sepak bola tidak ujuk-ujuk bisa bermain, selain memang ada bakat alam juga diimbangi dengan pendidikan,” kata dia.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Bangkalan, Ahmad Ahadiyan Hamid memberikn apresiasi kegiatan Suramadu Cup. Dengan ajang festival itu kemampuan para pemain, khususnya Bangkalan bisa diketahui sejauh mana.
“Terimakasih kepada BSA atas gelar Suramadu Cup, karena selain itu BSA juga menyumbang pemain ke Bhayangkara, Madura United dan Perseba,” kata dia.
Mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) berharap kepada BSA, agar anak didik yang sudah berdomisili Bangkalan tidak perlu diubah ke daerah lain. Agar mereka juga bisa membawa nama baik Kota Salak.
“Agar pada saat ajang Porprov dan Popda, pemain sepak bola bisa membela Bangkalan,” pungkasnya. (MAHMUD/ROS/VEM)