SUMENEP, koranmadura.com – Calon penumpang kapal tujuan kepulauan yang tertahan akibat cuaca buruk namun tidak tinggal di terminal pelabuhan Kalianget, Sumenep, Madura, Jawa Timur, jumlahnya lebih banyak dari yang saat ini berada di terminal pelabuhan.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Sumenep Ach. Dzulkarnain.
“Sesuai dengan informasi, kalau yang di luar (tidak tinggal sementara di terminal pelabuhan Kalianget, red.) lebih banyak. Hampir dua kali lipat,” katanya.
Meski begitu, Dinsos P3A Kabupaten Sumenep ‘hanya’ menjamin kebutuhan makan dan minum calon penumpang kapal yang terdata berada di terminal pelabuhan.
“Karena kalau yang di luar, kami tidak tahu alamatnya. Jadi kalau calon penumpang membutuhkan bantuan makan minum, kami siap di sini (terminal pelabuhan, red.),” tambahnya.
Data Dinsos P3A Kabupaten Sumenep, per 30 Desember 2022, jumlah calon penumpang kapal yang tertahan di pelabuhan Kalianget ialah 110 orang.
Dari 110 calon penumpang kapal itu, di antaranya ada yang sudah sejak 23 Desember 2022 berada di terminal pelabuhan menunggu ada keberangkatan kapal. (FATHOL ALIF/ROS/VEM)