JAKARTA, Koranmadura.com – Peran Polri dalam menjaga pertumbuhan ekonomi dan pesta demokrasi sepanjang 2023 hingga 2024 sangat penting, meskipun mereka tidak terlibat secara langsung.
Namun dukungan keamanan pada pesta demokrasi di tengah situasi ekonomi global yang tidak menentu juga sangat penting agar ekonomi Indonesia tetap bertumbuh di tengah situasi sulit.
Hal itu diungkapkan oleh Ketua Badan Anggaaran (Banggar) DPR Said Abdullah di Jakarta, Kamis 29 Desember 2022.
Menurut Said Abdullah, peran Polri semakin penting sepanjang tahun depan selain karena memasuki tahun politik juga karena Pemilu 2024, Pilpres 2024, akan dilanjutkan dengan Pilkada serentak pada November 2024.
“Hampir semua tahapan pemilu membutuhkan peran Polri, apalagi memasuki masa kampanye dan pencoblosan. Suhu politik yang kian eskalatif rentan berujung kisruh sosial, kerawanan ini membutuhkan deteksi dini yang akurat oleh Polri,” kata Said Abdullah.
Lebih lanjut Said Abdullah menjelaskan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sebagai penyelenggara pemilu tetap membutuhkan TNI dan Polri.
Justru mereka menjadi ujung tombak baik dalam mendistribusikan logistik pemilu ke seluruh pelosok negeri, mengamankan tempat pemungutan suara saat coblosan, mengamankan surat dan kotak suara hingga perhitungan berjenjang. Bahkan hingga putusan MK jika ada sengketa pemilu.
“Pemilu 2024 memang bukan yang pertama Polri bertugas ikut menyukseskan pemilu. Polri telah memiliki “jam terbang” yang cukup lama atas pekerjaan ini,” kata Said Abdullah.
Dia meneruskan, “Dan saya yakin Polri telah sangat paham tugas tugasnya untuk menyukseskan pemilu. Tulisan ini sekedar mengingatkan kembali, ada tugas berat tapi mulia bagi Polri untuk menyukseskan pemilu kita ke depan. Oleh sebab itu, segala urusan domestik di tubuh Polri harus tuntas di tahun 2022 ini.” (Sander).