SAMPANG, koranmadura.com – Rayakan peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) pada 3 Desember lalu, kini Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur menggelar pertunjukan seni dan bakat, dialog hingga bazar kerajinan hasil kreativitas kemandiriannya untuk menuju pembangunan inklusi berkelanjutan, Kamis, 8 Desember 2022.
Ketua PPDI Kabupaten Sampang, Munawi mengatakan pada perayaan HDI yang digelar saat ini, pihaknya berkeinginan menunjukkan bahwa hambatan yang selama ini mampu dilaluinya untuk menuju kesuksesan.
“Harapan dari PPDI, mudah-mudahan pada HDI 2022 ini sebagai perayaan istimewa bagi kami, apalagi disegerakannya pengesahan Raperda Disabilitas, meski sebenarnya rada kecewa karena tak kunjung disahkan oleh DPRD karena selalu ditunda-tunda pembahasannya,” katanya.
Lanjut Munawi menyampaikan, pada momen kali ini, pihaknya menampilkan salah satu anggotanya yang telah menjurai cabang atletik catur di Prapernas di Papua 2021 lalu. Penampilan seni, kerajinan, dan bakat menurutnya sebagai motivasi bagi para kaum difabel lainnya di Sampang agar selalu tetap semangat.
“Mudah-mudahan teman-teman kami dari kaum disabilitas yang mewakili setiap 14 Kecamatan serta dari teman-teman kami dari SLB Sampang, menjadikan motivasi kepada saudara kami lainnya yang masih belum mempunyai harapan, agar ke depannya bisa berpikir lebih giat sehingga mengubah roda perekonomian di kalangan kita. Kami juga sampaikan pula tadi, jangan menunggu dan menunggu. Tapi kita harus tunjukan bahwa kita bisa,” ungkapnya.
Sementara Kepala Pegadaian Syariah Sampang, Eka Candra Herdiasyah menyampaikan, pihaknya dapat berkolaborasi dengan para kaum difabel dalam bentuk program pelatihan dan membantu permodalan dalam pengembangan usaha mereka.
“Prinsipnya kami ini dari lembaga komersial yaitu bergerak dalam pembiayaan yang dibutuhkan untuk membuka usaha. Dan kami juga mempunyai program sosial yaitu berupa pelatihan-pelatihan,” ujarnya. (MULIS/DIK)