SAMPANG, koranmadura.com – Sumur bor milik Pak Sahi, warga Dusun Bangsal, Desa Gunung Eleh, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, kini kembali mengkhawatirkan.
Meski disumbat dan dipasangi police line usai menyemburkan api, kali ini sumur bor tersebut menyemburkan air dan mengandung gas alam. Sebab diketahui tercium bau gas yang menyengat.
Anwali, warga desa setempat menyatakan sumur bor kembali menyembur setelah sejumlah warga setempat hendak mencoba memasangi pipa pompa submersible lantaran kondisinya dirasa sudah tidak mengeluarkan air. Kemudian semburan sumur bor Pak Sahi itu terjadi sekitar pukul 11.00 wib.
“Sekarang semburannya lebih deras dan tinggi dibandingkan semburan air yang bercampur gas alam sebelumnya. Baunya tercium menyengat. Warga mulai khawatir dan tidak berani menyalakan api di wilayah tersebut,” katanya, Rabu, 14 Desember 2022.
Sementara Kepala Badan Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sampang, Faisol Ansori menyampaikan pihaknya masih belum mengecek kembali lokasi sumur bor yang mengeluarkan gas di Desa Gunung Eleh. Namun demikian, pihaknya akan sesegera mungkin berkoordinasi dengan beberapa pihak untuk melokalisasi area sumur bor tersebut dari aktivitas warga sejauh radius 5 meter.
“Lokasi itu disinyalir merupakan lokasi gas dangkal atau gas rawa yang lapisan penutupnya tertembus lubang. Jika potensinya tidak besar, biasanya akan habis dengan sendirinya. Misal dibiarkan dalam seminggu, jika api tidak padam, maka akan dilakukan identifikasi oleh tim teknis,” jelasnya. (MUHLIS/DIK)