SUMENEP, koranmadura.com – Kapal Yacht Canace berbendera Finlandia yang mengalami mati mesin di sebelah timur Pulau Bawean dievakuasi tim Basarnas Jawa Timur ke Pelabuhan Kalianget, Senin, 30 Januari 2023, dini hari.
Kapal Yacht Canace tersebut diawaki oleh pasangan suami istri (Pasutri) asal Finlandia. Masing-masing bernama Hanna Maria Neimi (69 tahun) dan Veikko Hautanen (72 tahun).
Hanna Maria Neimi (69 tahun) mengungkapkan, ia bersama suaminya bertolak dari Benoa Bali hendak menuju ke Malaysia.
Namun saat perjalanan, tepatnya di arah timur Pulau Bawean, kapal Yacht Canace yang ia tumpangi mengalami mati mesin. Ia lalu mencoba mengontak tim Basarnas untuk meminta bantuan.
“Setelah beberapa lama tinggal di Benoa Bali, saya dan suami ingin pergi ke Malaysia. Tapi dalam perjalanan ke Malaysia, mesin kapal kami mogok di sekitar Pulau Bawean sehingga kami akhirnya meminta tolong,” katanya, dalam bahasa inggris.
Setelah berhasil di evakuasi oleh KN (kapal negara) 249 Permadi ke Pelabuhan Kalianget, Sumenep, Madura, Jawa Timur, pihaknya akan memperbaiki terlebih dahulu kapal mesinnya yg rusak.
Setelah itu, sambungnya, baru akan memutuskan untuk tinggal sementara di Sumenep atau melanjutkan perjalananya ke Malaysia.
Ia mengaku senang telah dievakuasi oleh tim Basarnas, meski sebelumnya ia merasa khawatir tak ada ada yang peduli dengan mereka saat mengalami trouble engine.
“Saat ini kami cukup senang setelah mendapatkan bantuan untuk dievakuasi. Sebelumnya kami sangat khawatir tidak ada yang membantu kami ketika mesin kami bermasalah, tetapi ketika kami meminta bantuan, mereka (Basarnas) dengan cepat merespons untuk membantu kami,” tambahnya. (FARIS/FAT)