JAKARTA, Koranmadura.com – Ribuan kader PDI Perjuangan Jawa Barat memenuhi lokasi dimulainya program Penghijauan Nasional yang berlangsung di tepi Kali Malang, Tambun Selatan, Bekasi, Minggu 15 Januari 2023.
Ribuan orang kader yang sebagian besar ibu-ibu dan perempuan muda telah berdatangan sejak pagi untuk memulai acara itu dengan melakukan Senam Cinta Tanah Air (Sicita).
Beberapa orang instruktur berada di atas panggung untuk memandu gerak olah tubuh para kader yang mengikuti kegiatan tersebut. Ribuan peserta mengikuti komando gerakan senam yang diciptakan oleh PDI Perjuangan untuk menggelorakan kesehatan masyarakat tersebut.
Di tengah acara, sejumlah pimpinan partai hadir seperti Ketua DPP Sukur Nababan dan Ketua DPD Jawa Barat, Ono Surono. Anggota DPR Rieke Diah Pitaloka juga segera hadir menyapa warga yang merupakan daerah pemilihannya.
Senam Sicita itu mengawali rangkaian acara penanaman pohon dalam rangka Program Penghijauan Nasional. Program ini sekaligus sebagai bagian dari perayaan HUT ke-50 PDI Perjuangan yang sudah digelar pada 10 Januari 2023.
“Sehubungan dengan rangkaian kegiatan HUT ke-50 PDI Perjuangan dengan tema ‘Genggam Tangan Persatuan dengan Jiwa Gotong Royong dan Semangat Api Perjuangan Nan Tak Kunjung Padam’, sub tema: ‘Persatuan Indonesia untuk Indonesia Raya’, bersama ini DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Barat melakukan kegiatan Pembukaan Penghijauan Nasional,” ungkap Ono Surono.
Menurut Ono Surono, sebelum penanaman pohon, para kader terlebih dahulu melakukan kegiatan susur sungai menggunakan perahu karet. Kemudian dilanjutkan dengan penanaman pohon di tepi sungai yang dipimpin Tri Rismaharini dan Sukur Nababan.
“Setelah penanaman pohon, peserta diwajibkan mengumpulkan sampah kemudian dibawa ke lokasi TPS yang ditentukan panitia,” kata Ono.
Untuk diketahui, beberapa tahun terakhir, PDI Perjuangan memang aktif melakukan program penghijauan dan bersih-bersih sungai.
Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, gerakan ini adalah implementasi politik hijau yang diinstruksikan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.
“Kita terus diinstruksikan oleh Ibu Ketua Umum untuk melaksanakan satu penghijauan, menjaga lingkungannya bersih, yang sehat, melanjutkan gerakan menanam, membersihkan sungai, got, saluran-saluran air karena itu juga yang menjadi sumber penyakit,” kata Hasto. (Sander)