SAMPANG, koranmadura.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, mengutuk dan mengecam keras ulah Rasmus Paludan, salah seorang politisi ekstrem kanan Swedia-Denmark, membakar kitab suci al Quran pada Jumat, 27 Januari 2023, lalu.
Kecaman keras MUI Kabupaten Sampang disampaikan langsung KH. Bukhori Maksum sebagai ketua, Senin, 30 Januari 2023.
“Tolong jangan dipelintir, ya. Kalau seandainya boleh, kami akan bertindak sendiri. Yang jelas kami mengecam keras aksi yang dilakukan politikus itu,” kecamnya.
“Namun, karena kita adalah negara hukum, negara pancasila, punya undang-undang sendiri, maka itulah yang membatasi kami,” katanya.
Bahkan Kiai Bukhori menegaskan, aksi pembakaran kitab suci al Quran itu juga mendapat kecaman dari Ulama se-Madura.
“Seluruh MUI di Madura mengecam dan mengutuk keras perbuatan politikus itu. Madura itu terdepan kalau masalah seperti ini,” pungkasnya. (MUHLIS/FAT/DIK)