SUMENEP, koranmadura.com – Sejumlah calon jemaah haji di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menarik biaya hajinya dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) setempat.
Kepala Kemenag Kabupaten Sumenep Choironi Hidayat mengungkapkan, sejak awal tahun 2023, sudah lebih 10 calon jemaah haji yang menarik biaya hajinya.
“Alasan mereka yang resmi, secara formal, karena kesehatan dan alasan-alasan yang lain,” ujarnya.
Namun demikiam, sambungnya, saat ini ada indikasi fenomena baru. Masyarakat lebih tertarik untuk melaksanakan ibadah umrah.
“Karena umrah itu lebih murah, cepat dan bisa berangkat saat itu juga tanpa melalui proses yang berbelit-belit,” papar pria yang akrab disapa Choironi ini, menjelaskan.
Menurut dia, proses umrah bisa lebih cepat dan dengan proses tidak berbelit-belit karena lebih cenderung kepada wisata religi ke tempat-tempat yang disucikan oleh umat Islam.
“Jadi banyak sebetulnya di antara mereka yang menarik dana hajinya kemudian beralih kepada umrah. Cuma perlu kita tegaskan bahwa, kalau umrah itu belum menggugurkan kewajiban hajinya,” tambah dia. (FATHOL ALIF/ROS/VEM)