SUMENEP, koranmadura.com – Pasangan asal Desa Marengan Laok, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, terpaksa melangsungkan pesta pernikahan di atas genangan banjir, Minggu, 1 Januari 2023.
Pesta pernikahan tetap berlangsung lancar meski pengantin dan tamu undangan harus duduk di atas genangan air intensitas hujan yang tinggi.
Salah seorang keluarga mempelai Budi Haryono mengatakan, acara pesta pernikahan tetap digelar meski di tengah genangan banjir karena waktunya jauh hari sudah ditentukan.
Di samping itu, undangan juga sudah kadung disebar luas sehingga tidak memungkinkan untuk ditunda. “Dengan pengantin pria juga sudah ada kesepakatan. Jadi mau tidak mau tetap dilaksanakan,” papar dia.
“Alhamdulillah berlangsung lancar, walaupun posisi duduknya para tamu agak kurang enak lah,” tambah dia.
Menurut dia, banjir melanda daerah ini sejak Sabtu, 31 Desember 2022, atau di malam tahun baru. Air tak kunjung surut atau tidak langsung memgalir ke laut hingga Minggu pagi karena kebetulan air laut juga pasang.
Pantauan di lokasi, banjir juga tampak menggenangi rumah-rumah warga di sekitar lokasi pesta pernikahan. Genangan air tampak hingga lutut orang dewasa. (FATHOL ALIF/DIK)