SUMENEP, koranmadura.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Sumenep, Edy Rasiyadi meminta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sumenep, Madura, Jawa Timur, ke depan lebih transparan dalam hal pengelolaan anggaran.
Hal itu disampaikan usai menghadiri acara peringatan HUT ke-22 Baznas yang berlangsung di aula Diskominfo Kabupaten Sumenep, Selasa, 17 Januari 2027.
“Harapan kami pemerintah daerah, ke depan Baznas harus lebih transparan dalam pengelolaan anggaran. Laporannya diperjelas, ke mana dan dari mana. Sehingga kami-kami yang membantu tidak punya pendapat yang negatif,” ujarnya.
Di samping itu, Sekda Edy juga berharap para pimpinan Baznas ke depan lebih intens berkoordinasi dengan seluruh stakeholder yang ada. “Program-programnya harus bersinergi dengan program pemerintah daerah,” tambahnya.
Ketua Baznas Sumenep M. Syukri mengaku bersyukur meski dikemas sederhana rangkaian kegiatan Baznas Sumenep dalam rangka HUT ke-22 Baznas dapat berjalan lancar dan khidmat.
“Alhamdulillah, meski dikemas sederhana Baznas Sumenep masih bisa berbagi dengan anak yatim dan kaum duafa serta khataman al Quran. Semoga kegiatan ini membawa berkah untuk Baznas ke depan,” katanya.
Dia berharap, ke depan Baznas Sumenep bisa melakun terobosan-terobosan lebih baik terutama dalam hal pengumpulan zakat, infaq, dan sedekah, agar bisa lebih menyejahterakan umat.
“Kemudian, karena sebentar lagi bulan Ramadan, harapan kami penyaluran zakat ASN dapat disalurkan melalui Baznas,” paparnya, lebih lanjut.
Untuk itu, sambungnya, ke depan pihaknya akan lebih maksimal berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan serta para pimpinan BUMD dan BUMN di lingkungan kabupaten paling timur Pulau Madura.
Sekadar diketahui, selain khataman al Quran, santunan anak yatim dan kaum duafa, Baznas Sumenep juga menggelar sunatan massal yang berlangsung di Puskesmas Pamolokan. (FATHOL ALIF/DIK)