SUMENEP, koranmadura.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, mulai menyalurkan bantuan langsung tunai dana desa (BLT DD).
Penyaluran perdana BLT DD secara simbolis oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi, dilaksanakan di balai Desa Kalianget Barat, Kecamatan Kalianget, Senin, 13 Februari 2023.
Namun demikian, dari 330 desa di lingkungan Kabupaten Sumenep, belum semuanya bisa menyalurkan bantuan sosial tersebut.
Sebanyak 29 desa belum menetapkan anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDes) tahun ini atau belum memasukkannya ke DPMD setempat.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi memberikan waktu selama satu minggu kepada desa-desa yang belum bisa menyalurkan BLT DD karena belum menetapkan anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDes) tahun 2023, agar menyelesaikannya.
“Pokoknya, minggu depan sudah harus selesai semua,” tegas orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep ini.
Bupati Fauzi mengatakan sebelumnya memang sudah meminta kepada DPMD Sumenep agar penyaluran BLT DD terealisasi pertengahan Februari ini.
“Saya menyampaikan apresiasi kepada Kepala DPMD dan para kepala desa karena sudah bisa merealisasikan penyaluran BLT DD sesuai yang saya targetkan, yaitu pertengahan Februari. Meski masih ada beberapa desa yang belum,” katanya.
Bupati Fauzi berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh setiap KPM untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya.
“Kami tidak ingin mengatur apa yang menjadi kebutuhan KPM. Tapi, harapan kami bantuan ini dapat dimanfaatkan untuk memenuhi apa yang betul-betul menjadi kebutuhan sehari-hari,” tambahnya. (FATHOL ALIF/DIK)