PAMEKASAN, koranmadura.com – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Syaifuddin meminta masyarakat Pamekasan, untuk menjaga lingkungan bersih seiring banyaknya warga terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD).
“Angka DBD di Pamekasan relatif tinggi. Masyarakat perlu menjaga lingkungan bersih, hidup sehat,” kata Syaifuddin, Selasa, 28 Februari 2023.
Menurut Syaifuddin, virus yang disebabkan oleh nyamuk tersebut sangat berbahaya, bahkan mematikan jika penderita DBD tidak segera ditangani.
Untuk itu, dia menyarankan kepada masyarakat untuk tidak memberikan kesempatan nyamuk hidup, bertumbuh, dan berkembang biak.
“Dengan cara menguras, menutup, dan mengubur lokasi nyamuk,” ungkapnya.
Syaifuddin mengungkapkan bahwa gejala DBD demam tinggi, sakit kepala berat, nyeri otot, mual, dan nyeri ulu hati.
“Jika gejala itu ada pada diri kita, segera ke doktor,” pintanya.
Saat ini, angka penderita DBD di Pamekasan mencapai 90 orang, 2 di antaranya meninggal dunia.
“Yang meninggal anak usia dini,” tutupnya. (RIDWAN/DIK)