SUMENEP, koramadura.com – Setelah memberikan kuliah umum tentang ketahanan ekonomi dalam perspektif lokal, nasional, dan global di STKIP PGRI Sumenep, Sri Mulyani yang pernah menjabat sebagai Direktur Pelaksana World Bank itu dijadwalkan meninjau pembangunan Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) di kecamatan Guluk-Guluk Sumenep.
Sri Mulyani diperkirakan tiba di Guluk-Guluk sekitar pukul 10.30 WIB. Hasil pantauan koranmadura.com di lapangan, para petugas pengamanan dari TNI-Polri tampak sudah bersiaga di ruas-ruas jalan menuju lokasi acara. Selain melakukan peninjauan, dijadwalkan pula ada sesi dialog dengan para calon pelaku usaha Industri Hasil Tembakau (IHT) dan pengusaha hasil tembakau.
Setelah itu perempuan kelahiran 26 Agustus 1962 ini akan mengunjungin Fathimah Elementary School di desa Jabaan, kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep. Di sekolah bertaraf internasional itu, Sri Mulyani akan berbincang dengan siswa yang baru saja didirikan tiga tahun lalu itu.
Dari kecamatan Manding langsung menuju kediaman Ketua Banggar DPR RI, MH. Said Abdullah di Jl. A. Yani, Kelurahan Pajagalan, Kecamatan Kota, Sumenep. Di kediaman politisi PDI Perjuangan itu, Sri Mulyani dijadwalkan salat dan makan siang.
Setelah itu, ia akan bergeser ke Pendopo Keraton Sumenep untuk menghadiri dialog dan Tanya jawab tentang Pembiayaan dan Bantuan kepada Masyarakat dan UMKM. Di pendopo yang kini berumur 242 tahun itu, Sri Mulyani akan hadir bersama Ketua Banggar DPR RI, MH. Said Abdullah.
Begitu acara tersebut selesai, ia dijadwalkan langsung menuju bandara Trunojoyo Sumenep dan akan takeoff menuju bandara Juanda Surabaya sekitar pukul 17.00 WIB dengan menggunakan pesawata Cessa milik TNI AL.
Selain Sri Mulyani dan MH. Said Abdullah, tampak hadir pula Nyoman Adhi Suryadana, anggota BPK RI di STKIP PGRI Sumenep. (beth/fath)